Minggu, 19 Juli 2015

6 Cara Terhindar Dari Bahaya Rokok

Tidak sedikit orangtua yang khawatir karena menilai pergaulan jaman sekarang yang sedemikian memprihatinkannya.
Dimana banyak beranggapan rokok dalam hal ini merupakan pintu awal masuknya remaja berlanjut kepada tahap-tahap kenakalan berikutnya, sebut diantaranya narkoba, minuman keras, bahkan beberapa diantaranya dikaitkan pada gaya hidup seks bebas.
Tidak heran jika demikian terjadi. Pasalnya rokok dalam dunia kesehatan juga menjadi pencetus utama sebagai angka kematian tertinggi di dunia pada gagal jantung dan kanker.
Jangan kaget pula, pasalnya Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia berbahaya yang dapat merusak tubuh. Bahan-bahan kimia dalam rokok terutama akan menimbulkan kelainan pembuluh darah yang selanjutnya akan meningkatkan risiko untuk terkena serangan jantung, stroke, hipertensi,dll hingga 2-4 kali lipat.
Lalu bagaimana caranya untuk memastikan anak remaja Anda untuk terbebas rokok? Berikut ada beberapa saran yang dapat diberikan kepada orangtua pada khususnya.

1. Berikan Contoh yang Baik
Anak remaja yang merokok biasanya juga memiliki orangtua perokok. Jika Anda tidak merokok, maka pertahankanlah. Namun jika Anda perokok, maka berhentilah. Semakin dini Anda berhenti merokok, maka kemungkinan anak Anda untuk menjadi seorang perokok juga kecil.
Tidak peduli berapa lama Anda merokok, namun berhenti merokok sekarang juga merupakan suatu keputusan yang tepat. Segera setelah Anda berhenti merokok, jantung Anda akan lebih santai, darah menjadi lebih encer dan sedikit kemungkinan untuk membentuk sumbatan pembuluh darah. Lapisan dalam pembuluh darah akan mulai sembuh dari peradangan sehingga menghambat pembentukan plak pembuluh darah.
Cukup dengan berhenti merokok sudah mampu untuk menurunkan risiko serangan jantung hingga 65% setelah 3 tahun. JIka anda sudah mengalami serangan jantung, maka berhenti merokok akan mencegah terjadinya serangan jantung yang lain di kemudian hari.
Nah, itu kebaikan berhenti merokok bagi diri Anda, demikian akan berbuah teladan yang baik pula bagi anak Anda.

2. Pahami Pergaulan Anak Anda
Merokok di kalangan remaja seringkali dianggap sebagai suatu hal yang cool dan lebih "gaul" jika ikut merokok. Tanyakan kepada anak Anda bagaimana pendapatnya tentang kebiasaan merokok di kalangan remaja.
Dengarkanlah. Anda dapat memberikannya nasehat dan konsekuensi jangka panjang yang akan ia terima sebagai akibat dari merokok.
Dalam hal ini Anda dapat melakukan pendekatan bukan sebagai posisi orangtua yang hirarki. Tapi gunakan pendekatan komunikasi seolah memposisikan diri Anda sebagai teman dekat atau sahabat yang bisa diandalkan.

3. Katakan Tidak pada Rokok
Meskipun anak Anda tidak mau mendengarkan perkataan Anda, beritahukan secara tegas keberatan Anda jika ia merokok. Anak remaja yang memiliki orangtua yang dengan tegas melarang anaknya merokok, cenderung memiliki risiko menjadi seorang perokok lebih kecil.
Jangan khawatirkan pada risiko kemudiannya anak remaja Anda akan mencuri-curi kesempatan di belakang Anda. Minimal Anda membuat sebuah pernyataan tegas secara prinsipil bahwa lingkungan keluarga yang Anda bina merupakan lingkungan anti-rokok.
Waktu dan nasehat yang konsisten diberikan akan membuat anak Anda semakin terbuka pada nasehat Anda, seiring dengan proses kedewasaan pada diri anak Anda.

4. Beritahukan Hal-hal Buruk Tentang Rokok
Beritahukan anak remaja Anda mengenai hal-hal buruk yang mungkin terjadi sebagai dampak dari rokok.
Beritahukan bahwa rokok dapat merusak penampilannya, membuat bau mulut, kerutan, pakaian dan baju nya menjadi berbau tidak sedap dan gigi yang menguning. Rokok juga dapat mengakibatkan batuk kronis dan kurang bertenaga jika berolahraga ataupun beraktivitas.
Anda juga dapat menyampaikan, bahwa sebagian besar lawan jenis yang menarik bagi dirinya tidak memiliki ketertarikan pada bau rokok yang akan menempel di baju maupun mulut Anak Anda.

5. Kalkulasi
Merokok itu mahal. Bantulah anak Anda untuk menghitung uang yang akan ia habiskan setiap minggu, bulan atau tahun jika ia merokok satu bungkus/hari.
Bandingkan dengan peralatan elektronik ataupun barang lainnya yang bisa anak Anda beli jika tidak merokok.
Lebih jauh, Anda juga memberikan simulasi yang riil kepada anak Anda mengenai konsekuensi yang didapat dari merokok pada biaya perawatan penyakit yang ditimbulkan oleh merokok. Padahal dengan biaya demikian, sebuah kendaraan impiannya bisa diraih di masa depan.

6. Prediksi Masa Depan
Anak remaja cenderung mengasumsikan bahwa hal-hal buruk hanya akan terjadi pada orang lain. Kebanyakan anak berpikir bahwa kanker, serangan jantung atau stroke hanya terjadi secara abstrak pada orang lain. Gunakan orang terdekat anda, saudara, teman atau tetangga yang sakit (jika ada) sebagai contoh yang lebih riil.
Jika anak Anda sudah terlanjur merokok, hindari memberikan ancaman atau ultimatum. Lebih baik jika Anda mencari tahu alasan mengapa anak Anda merokok dan diskusikan cara-cara untuk membantu agar anak Anda berhenti merokok. Menghindari atau berhenti merokok merupakan suatu cara terbaik yang dapat anak Anda lakukan untuk menjaga kesehatan seumur hidup.